Hallo Kak Orizuka ^^
Aku kembali dengan posisi
masih sebagai penggemarmu.
Sebelumnya aku telah
menulis sesuatu tentang kronologi—bagaimana aku bisa menggilai karya-karya Kak
Ori pada tulisan ‘Kegilaan Pada Kak
Orizuka’, dan kali ini aku kembali dengan tulisanku—tetap berhubungan
dengan novel Kak Orizuka.
Perbedaannya mungkin
keadaan saat aku menulis tulisan ini. Jika dulunya aku dalam kondisi ‘gila’
dengan novel Kak Ori, tetapi mungkin sekarang aku dalam taraf wajar dan aman.
Tentunya tetap ‘girang’ yang tidak ketulungan apabila menemukan novel Kak Ori
yang terbaru atau diterbitkan kembali.
Sebelumnya, aku telah
berhasil mengoleksi delapan dari dua puluh dua novel Kak Ori. Apa-apa saja?
Tentu, aku telah jelas memaparkannya pada tulisanku sebelumnya—disini.
Setelah terakhir aku
membeli The Chronicles of Audy:4R, pencarianku terus berlanjut, hingga sekarang
hanya tersisa tiga buah novel Kak Ori yang belum kudapatkan—Fate, With You, dan
The Shaman.
Baiklah inilah beberapa
novel-novel yang berhasil kubeli setelah Audy 4R
After
School Club
Ada cerita apa dengan novel
ini? Tidak begitu gila menurutku. Saat aku melangkahkan kaki ke toko buku, niat
sebenarnya adalah CUCI MATA. Tidak ada sedikitpun ingin membeli buku manapun.
Tetapi entah kehendak dari mana, ujung-ujungnya aku malah membeli novel ini.
Padahal sebelumnya, aku memang telah menemukan novel ini, dan tidak begitu
berniat untuk membelinya (karena stocknya masih banyak ^_^). Namun, berhubung
hari itu hanya tinggal—kalau tidak salah empat buah. Aku dengan sangat—harus
membelinya—daripada harus membelinya dengan online—hemat ongkir ceritanya.
Hakhak.
Infinitely
Yours
Hmm, ini adalah novel Kak
Ori yang tidak kusadari—bahwa penulisnya adalah orang Indonesia ternyata. Aku
telah membaca novel ini—jauh sebelum aku menjadi penggemar Kak Ori. Tetapi,
karena kapasitas otakku cukup minim untuk mengingat, setelah tiga tahun aku
lupa bagaimana cerita dalam novel ini. Sama dengan novel After School Club, aku tidak berniat untuk membelinya. Berhubung
karena aku telah membacanya—yaa lebih baik tidak membeli. Tetapi, aku tidak
tahu hasrat itu datang dari mana, akhirnya—aku membeli novel ini—yap, setelah
pergulatan dengan diriku sendiri.
Lucunya adalah, aku ingat
bahwa novel itu hanya tinggal beberapa yang masih terbungkus rapi di Gramedia.
Tiga atau empat novel kalau tidak salah. Karena aku masih bergulat dengan
diriku, aku menyelipkannya di tumpukan novel Roma—STPC paling belakang
rak—dengan tujuan siapapun tidak mengambilnya nanti. Haha—parah. Tetapi,
persembunyiannya hanya beberapa saat, karena aku memutuskan untuk membelinya,
ck.
That
Summer Breeze
Jujur aku sangat menyukai
cover ini, dibandingkan cover sebelumnya. Ini adalah novel Kak Ori yang telah
di filmkan, dan re-publish. Awalnya aku cukup kesulitan mencari novel ini. Dan
malah menemukannya setelah sang pegawai pun kebingungan mencari keberadaan
novel ini. Yap, sepertinya cuma itu ceritanya tentang novel ini.
Me
and My Prince Charming
Fight
For Love
Dua novel ini adalah karya
Kak Ori yang re-publish. Aku dengan sangat mudahnya menemukan dua novel ini
sekaligus di tumpukan novel-novel terbaru. Segera mengambilnya, dan tersenyum
‘girang’.
Meet
The Sennas
Sama seperti sebelumnya,
aku hanya tersenyum girang dengan kemunculan novel Kak Ori yang re-publish
dengan perubahan judul dari novel sebelumnya, tanpa mengubah isi dari novel
tersebut.
Oppa
and I : Love Signs
Ini adalah novel seri
ketiga dari Oppa and I. Inilah novel yang membuatku selalu bertanya-tanya
“kapan novel ini akan terbit”. Bahkan saking gilanya, aku berniat membelinya
secara online. Tapi syukurnya, itu tidak terjadi. Kesabaranku masih terkendali
:D
High
School Paradise
Cukup aneh dan tidak
menyangka menemukan novel ini di toko buku Sari Anggrek—terakhir aku membeli di
sana saat masih duduk di bangku SMP. Aku lebih menyukai membeli peralatan alat
tulis, dibandingkan membeli buku sejenis novel di sini. Tetapi, entah kenapa
hari itu aku ingin sebentar saja melihat tumpukan novel-novel di sana. Alhasil,
aku menemukan HSP dan novel Kak Prisca Primasari—Kastil Es dan Air
Mancur yang Berdansa—novel ini tidak kutemukan lagi di Gramedia. Lalu, apa
yang terjadi? Aku membelinya, dan tidak henti-hentinya tersenyum. Terkadang aku
heran, bagaimana mungkin sebuah buku dapat mengubah mood seseorang? Entahlah,
itu yang terjadi padaku. Hmm.
Love
United
Best
Friends Forever
Dua novel ini, sungguh
membuatku frustasi. Bagaimana tidak? Aku membelinya setelah—dengan sangat
frustasi keluar ruang Ujian Praktikum Kimia Fisika dan berlabuh ke toko buku
ini—menghilangkan stres. Efeknya, aku juga dalam keadaan frustasi membeli novel
ini.
Percaya atau tidak, aku
membeli sebuah novel dalam kondisi yang tidak pernah kubeli—novel tidak
terbungkus rapi. Namun, karena berhubung novel Love United hanya tinggal
SATU-SATUNYA di sana, dengan terpaksa aku membelinya—takut tambah sulit
mencarinya.
Sedangkan yang satunya
lagi, novel itu dalam keadaan normal, tanpa kurang sedikitpun. Hahaha.
Aneh, terkadang dalam
beberapa hal dan situasi tertentu, seseorang dapat kehilangan akal
sehatnya—mana pernah aku membeli buku, jika tidak terbungkus dengan rapi -__-
Dan terakhir….
The
Chronicles of Audy: 21
Ceritanya adalah—ini adalah
kado dari seorang adik, yang tanpa kusadari telah kuanggap adikku sendiri.
Terkadang, tanpa pertalian darahpun bisa membuat seseorang begitu dekat.
Ini adalah kado saat umurku
menginjak 19 tahun, dan aku bahagia dia memberikan ini padaku. Lucunya adalah,
aku telah tahu kado apa yang akan berikannya padaku. Bagaimana tidak?
Malam itu, dia mengirimkan
sebuah pesan dari ponselku. Dengan polosnya dia berkata, “Novel Kak Orizuka apa
yang belum kakak punya?” Tentu aku hanya mengatakan Fate dan With You—karena
memang novel itulah yang aku cukup sulit menemukannya dan The Chronicles of
Audy: 21—yang baru terbit. Dan akhir percakapan kami malam itu adalah….
“Kak, jangan beli novel The
Chronicles of Audy: 21. Awas kalau beli!”
Itu pertanda apa? Hahaha.
Terimakasih atas kadonya,
dek say :*
Nah, begitulah ceritaku
tentang novel-novel Kak Orizuka. Setidaknya, kegilaanku masih aman dan
terkendali. Aneh? Sedikit aneh menurutku. Hehe. Sekarang, dengan sangat sabar
aku menunggu novel Kak Ori yang belum kutemukan: FATE, With You, dan The
Shaman. Kalaupun ada toko buku online yang menjual sekarang, tunggu—karena aku
dalam proses menabung—lagi. Haha.
Oke, sampai jumpa pada
‘kegilaan’ selanjutnya. ^_^
Nb: Kak Ori, harga novelnya
sedikit diturunkan, boleh? Haha.



.bmp)






Hebat ya sudah berkarya sebanyak itu. Di Indonesia bisa dihitung novelist yang seaktif ini :)
ReplyDeleteHarus bisa juga nih nerbitin buku sebanyak itu judulnya :D
Iya, orizuka penulis yang sangat produktif. dia membuat saya menjadi lebih bersemangat untuk menulis.
ReplyDeleteYa, harus. Semangat untuk menulis \m/