Sudah
berapa banyakkah “teko” kalian terisi?
Sudahkah
penuh? Atau justru sebaliknya?
Akhir-akhir
ini saya kesulitan dalam menulis. Bukan merangkai kata yang menjadi kendalanya,
tetapi ide seperti apa yang hendak saya tulis. Itulah masalahnya, saya tidak
tahu cerita seperti apa yang bisa saya tulis, atau alur seperti apa yang hendak
saya utarakan. Saya tiba-tiba kehilangan semua itu. Saya juga tidak tahu,
tiba-tiba pikiran saya buntu. Bahkan, sekedar untuk berimajinasi saya tidak
bisa melakukannya sekarang. Ada apa? Apa yang salah dengan semua itu? Tadinya,
saya berpikir bahwa istirahatlah yang dibutuhkan untuk memulihkan semua itu. Namun,
justru pikiran saya tidak stabil setelah istirahat. Saya tahu, bahwa menulis
lah yang membuat pikiran saya jernih. Kenapa? Karena saya menyampaikan apa yang
saya rasakan melalui tulisan. Dengan tulisanlah saya merasa lega.


