Pages

October 18, 2026

[Jejak Belajar] Keluargaku

[4 gambar berwarna dari kiri ke kanan adalah gambar yang katanya adaah keluarganya]

Minggu ke dua, Hafshah belajar tentang keluarga. Selama seminggu itu, saya memperkenalkan kepadanya apa yang dinamakan dengan keluarga serta siapa saja yang termasuk dalam keluarganya. Awal pembelajaran, dia sudah terlihat senang dan sangat antusias ketika saya mengajaknya untuk menghitung jumlah anggota keluarga. Ketika saya bertanya hal tersebut, dia langsung memperlihatkan empat jarinya kepada saya yang menunjukkan jumlah anggota keluarganya ada empat yaitu: Ayah, Bunda, Dirinya, dan Adiknya. 

Ada beberapa kegiatan yang belum saya lakukan, seperti membacakan buku bergambar tentang keluarga. Rencananya besok baru akan saya cetak dulu, sehingga bisa dilihat sambil dibacakan oleh Ayahnya. Buku tentang keluarga yang akan saya bacakan berjudul 'Ani Sayang Keluarga'. Ini adalah buku gratis untuk anak PAUD dan bisa di download di sini: Download Buku Ani Sayang Keluarga

Apa hal menarik pada minggu ini?

Hafshah mampu menyebutkan anggota keluarganya sekaligus namanya. Ketika saya tanya siapa saja keluarganya, dia akan menjawab ayah, bunda, dan adiknya. Ada satu kegiatan yang tidak selesai kami kerjakan, yaitu 'menggambar anggota keluarga'. Ketika saya menyuruh untuk menggambar keluarga, dia hanya mau menggambar saya, dan menolak untuk menggambar yang lain. Lalu, dia hanya ingin menggambar apa yang dia inginkan. Saya hanya tersenyum ketika itu. Dia adalah Putri pertama saya. Hatinya keras dan punya keinginan sendiri. Maka, saya biarkan apa yang menjadi keinginannya. 

Anehnya, ketika saya mulai mengajarkan dia tema minggu ke tiga yaitu tentang Rumahku, tiba-tiba dia ingin menggambar keluarganya. Dia berkata ingin menggambar bunda, ayah, dan adiknya. Entah kenapa dia terlihat bersemangat. Dia menggambar satu persatu sambil melihat ciri-ciri kami. Dia melihat saya dengan seksama, bagaimana bentuk alis, wajah, rambut, dan hal lainnya yang bisa dia amati. Setelah itu dia bergantian mengamati ayah dan adiknya. Alhamdulillah. Rasanya bahagia melihatnya seperti itu. Ketika belajar, dia terlihat tenang. Walaupun ketika marah atau kehendaknya tidak sesuai saya masih mendengar dia berteriak atau marah-marah. Namun, sekarang sudah mulai berkurang. Kami masih berusaha. 

Mungkin, tanpa saya sadari ada hal-hal kecil yang patut selalu saya syukuri. Hafshah adalah putri saya yang lembut, penuh empati, dan suka bekerja sama. Ketika saya lembut dengannya, maka lembut pulalah perangainya, ketika saya marah padanya maka keras pulalah hatinya. Ya Allah. 

Malam ini dia membuat gambar saya lagi. Di samping gambar saya, dia membuat gambar hati dan bintang. Tak terduga dia mengatakan 'I love you' ketika saya selesai sholat Magrib. Ya Allah. Bukankah begitu tulus dia terhadap saya?

Sebenarnya saya lelah. Pekerjaan rumah, sekolah, kegiatan anak-anak yang tetap harus saya imbangi. Namun, semuanya adalah lelah yang berbuah lillah. Ya Allah. 

Minggu ini telah selesai. Saya sudah mulai mengajarkannya tentang rumahku hari ini. Semangat💪

No comments:

Post a Comment